Hallojakarta.com, Bekasi – Polisi menangkap seorang pengemudi mobil yang mengancam fotografer media online Kriminalitas.com, menggunakan pistol mainan, di Jalan Pemuda depan Halte Transjakarta, Sunan Giri, Jakarta Timur.

“Pelaku atas nama Hanen Febriyanto (29) diamankan di rumahnya di Jalan Rawa Bebek RT 03 RW 11, Kota Baru, Bekasi,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, Rabu (14/10).

Dikatakan Krishna, peristiwa perbuatan tidak menyenangkan atau pengancaman itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, kemarin. Kronologi kejadian bermula ketika korban atas nama Kiki Budi Hartawan (33), fotografer Kriminalitas.com, sedang naik sepeda motor bersama kawannya atas nama Anggi Fajri.

Pada saat berhenti di perempatan lampu merah Jalan Pemuda, tambahnya, tiba-tiba dari arah belakang korban ada mobil Honda Jazz B 1657 KOM warna putih yang dikemudikan Hanen berkali-kali membunyikan klakson dan menyuruh korban maju atau minggir dari jalan karena mau lewat belok ke kanan. Tapi, korban tidak mau jalan karena arah belok ke kanan masih lampu merah.

“Hal itu membuat pelaku marah-marah dan turun dari mobil. Tiba-tiba, pelaku mengeluarkan senjata berbentuk pistol dan melakukan pengancaman dengan mengayunkan senjata itu ke arah kepala korban sambil mengatakan ‘Mau gue tembak lo!’ kepada korban,” katanya.

Sejurus kemudian, sambil memegang senjata itu pelaku berdiri tepat di samping korban dengan raut wajah marah. “Korban mengatakan silahkan kalau berani jangan jadi koboi jalanan,” ucapnya.

Kemudian, kata Krishna, pelaku masuk ke dalam mobil dan pergi ke arah Jalan Sunan Giri, Jakarta Timur. Atas kejadian itu, korban pun membuat laporan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan: LP/4236/X/2015/ PMJ, tanggal 13 Oktober 2015.

Setelah menerima laporan, lanjutnya, anggota langsung meminta keterangan korban, memeriksa saksi, dan mengecek mobil Honda Jazz itu. Kemudian, anggota berhasil mengamankan pelaku di rumahnya berikut menyita satu buah senjata api mainan dan satu unit mobil Honda Jazz B 1657 KOM.

“Pelaku diduga melanggar tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan Pasal 335 ayat 1 dan atau pengancaman Pasal 336 KUHP,” tandasnya. (drw/hlp)