KPPU Panggil Produsen Le Minerale, Terkait Adanya Persaingan Tidak Sehat Bisnis Minuman

Air Mineral.

Jakzone.com, Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah melakukan proses lanjutan menyelidiki somasi terbuka yang dilakukan oleh perusahaan air minum Le Minerale. KPPU yang adalah lembaga yang netral yang menjaga persaingan usaha di Indonesia ini.

Setelah melihat surat Somasi dari Le Minerale kepada Aqua yang dimuat di beberapa koran nasional, KPPU telah mengambil langkah yang tepat dan proaktif agar tindakan yang mengarah ke monopoli tidak terjadi lagi.

KPPU memanggil Tirta Fresindo Jaya (TFJ) sebagai produsen Le Minerale untuk memberikan Klarifikasi tentang hal yang telah dialami.

Undangan kepada Tirta Fresindo Jaya dari KPPU ditandatangani oleh R. Frans Adiatma Atas nama Plt. Deputi Bidang Penegakan Hukum Direktur Investigasi U.B Koordinator Satgas.

Pihak Tirta Fresindo telah memberikan keterangan kepada KPPU pada hari Jumat (7/10/2016) lalu.

Sesuai surat “Pemberitahuan Klarifikasi Penelitian Inisiatif” Pihak Le Minerale (TFJ) bertemu dengan Team KPPU. Setelah KPPU bergerak, disinyalir terjadi pergerakan besar di lapangan retailers dan grosir, banyak langkah langkah yang dilakukan pihak Aqua untuk “menutupi” kesalahan yang sudah dilakukan, seperti permintaan maaf dan janji-janji hadiah yang bertebaran, meskipun ini dirasakan sudah terlambat oleh para pedagang.

Hal ini menunjukkan, bahwa KPPU sebagai badan yang melindungi Pedagang dan Produsen dari Sistem Monopoli & Persaingan Usaha Tidak sehat, sangatlah efektif.

Mendengar KPPU telah melakukan langkah yang konkrit tentu disambut baik oleh para pedagang. Apa yang diinginkan pedagang hanyalah bisa berjualan dengan tenang. Tanpa ada yang mengintimidasi atau menekan.

Sehingga bisa berdagang dengan tenang dan bebas. Dan intinya tak ada yang melanggar UU RI No.5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli & Persaingan Usaha Tidak Sehat.

“Kami juga cukup kaget sekaligus senang melihat kecepatan yang dilakukan oleh KPPU, dan bangga juga dengan profesionalismenya. Karena ternyata semua pengaduan yang dilakukan dijamin oleh KPPU TIDAK AKAN tersebutkan alias anonymous, “ ucap Bapak Miliater Simalango SH.MH, perwakilan kuasa hukum dari Le Minerale.

Dalam nuansa kepercayaan ini pula, pada hari Selasa (11/10/2016) para pedagang beramai ramai mendatangi KPPU untuk memberikan laporan dan bukti-bukti mengenai intimidasi dan penekanan yang mereka rasakan dari pihak Danone (Aqua), demi mempercepat proses, sehingga kondisi ini bisa terselesaikan.

Para pedagang yang datang ke KPPU diterima dengan baik oleh Team Investigator.

“Mendengar Le Minerale melakukan somasi saja sudah senang. Apalagi melihat pihak KPPU tanggap langsung, menangani kasus yang sedang terjadi. Kita merasa sekarang bebas untuk berdagang ,” tutur salah seorang pedagang. (yug)