Connect with us

Kebugaran

Peringati Hari Kartini, Klinik Teratai Adakan Talkshow Kesehatan

Published

on

Jakzone.com, Jakarta – Klinik Teratai bekerjasama dengan El Bombon Granmelia Hotel Jakarta mengadakan Womens and Health Talkshow memperingat Hari Kartini, pada Sabtu, tanggal (20/5/2017).

Sejumlah undangan wanita muda dan beberapa awak media menyimak ulasan diskusi yang menarik mengenai wanita di masa modern dan efek yang bisa mempengaruhi kesehatannya.

Wanita masa kini memiliki peran yang lebih aktif dan rentan terhadap kesehatannya khususnya seputar reproduksi.

Kegiatan yang dipandu oleh Pman dari Global Radio ini bertajuk “Your Greatest Wealth is Your Health” dan menghadirkan para pembicara Dokter Harijanto SpOG, MM, Dokter Irsal Yan SpOG, Musisi wanita Ega Shore, dan Direktur QQ Modeling Indri Boedihardjo.

Di awal diskusi, Indri menjelaskan mengenai rutinitas perempuan di masa kini yang kian aktif dan memiliki peran lebih dibanding masa mudanya.

“Saya bangga menjadi ibu rumah tangga” ucap Indri. Dia juga mengacungkan jempol, jika mendengar wanita yang bangga menjadi ibu rumah tangga yang bekerja 24 jam.

Wanita dihadapkan kepada lifestyle dan peran yang kian kompleks di kehidupanya, karena itu wanita harus memiliki pikiran yang positif.

Pembicara lainnya, Ega mengatakan menjadi wanita harus memiiki pemikiran yang positif supaya terhindar dari rasa stress yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan.

“Stress merupakan sumber efek negatif,” katanya.

Sementara itu dokter Harjianto membeberkan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan wanita. Terlebih lifestyle masa kini yang makin besar terhadap resiko reproduksi wanita.

“Rokok, alkohol, rutinitas yang tidak teratur merupakan salah satu kegiatan yang memicu wanita memiliki taraf yang rendah terhadap lemahnya reproduksi dalam memilikii keturunan,” katanya.

dr. Irsal Yan yang dikenal sebagai salah satu penemu pertama bayi tabung menjelaskan bagaimana proses pembentukan bayi tabung dan bagaimana mensukseskan program bayi tabung.

“Dulu jika benih dimasukan ke dalam diri pasien, wanita akan diinstruksikan mengangkat kakinya selama 8 jam, tetapi sekarang cukup 1 jam saja,” imbuh dokter Irsal.

Acara yang merupakan bentuk kepedulian terhadap wanita, memberikan Promo Kartini untuk program bayi tabung yang berakhir bulan juli ini di Klinik Teratai. (rin)

Kebugaran

Sandiaga Turut Berlari Ramaikan Ancol Aquathlon

Published

on

Jakzone.com, Jakarta – Bakal Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Salahuddin Uno berpartisipasi di acara Ancol Aquathlon di Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8/2018) pagi. Sandiaga turut mengikuti lomba lari sepanjang lima kilometer di acara tersebut.

Pria yang akrab disapa Sandi ini tiba di lokasi sekitar pukul 06.40WIB, mengenakan pakaian olahraga bernomor urut peserta 001. Dirinya terlihat siap mengikuti acara Ancol Aquathlon. Sandiaga lalu membuka acara dengan mengangkat bendera. Acara dimulai dengan berenang terlebih dahulu dan akan disusul berlari.

“Are you ready? Bismillah, one, two, three,” kata Sandiaga saat membuka acara Ancol Aquathlon di lokasi.

Adapun Sandi hanya ikut berlari. Ia tidak ikut berenang. Sekitar pukul 06.53WIB Sandi ikut berlari.

“Ini nggak ada persiapan emang kita sudah komit sama Ancol dan ini belum tahu deh kuat apa enggak,” kata Sandiaga.

Warga yang menonton pun memberikan tepuk tangan semangat dan membuat suasana tampak sangat meriah. Terutama, saat Sandiaga menuju garis finish. Mereka pun berebut untuk melakukan swafoto bersama Sandiaga, termasuk ibu-ibu yang mengatasnamakan partai emak-emak.

“Saya tadinya mau ikut lomba, tapi karena anjuran dokter disarankan nggak ikut karena saya kurang tidur. Saya cuma ikut larinya saja, jadi nggak berhak buat dapat medalinya,” kata Sandiaga usai mencapai garis finish.

Perhelatan Ancol Aquathlon digelar untuk menyambut Asian Games 2018. Diikuti sebanyak empat ratusan atlet, termasuk salah satunya adalah perenang Richard Sambera yang pernah meraih medali emas di Asian Games 28 tahun silam.

Lomba renang menjadi kegiatan pertama yang dilakukan di Pantai Lagoon dengan jarak tempuh mencapai 750 meter, memutari perairan, lalu kembali lagi ke Pantai Lagoon. Kompetisi tersebut kemudian dilanjutkan dengan lomba lari sepanjang lima kilometer.

Jalur lari dimulai di Pantai Lagoon, kemudian Danau Ancol-Atlantis Water Adventure-Putri Duyung- Pantai Indah-lokasi Jetski Asian Games. Selanjutnya, ratusan peserta juga menyusuri sepanjang pinggiran Pantai Ancol hingga finish.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengharapkan kontingen Indonesia nantinya bisa mengulang sejarah tersebut.

“Sport tourism ini bagus, gabungan olahraga dan pariwisata, bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya di Indonesia dan ini bisa direplikasi di seluruh Indonesia,” kata Sandiaga. (Edw)

 

Continue Reading

Trending