Connect with us

Balaikota

Pemprov DKI-Pemkab Tangerang Sepakati Kerjasama Penyediaan Air Minum

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar

Jakzone.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyepakati kerja sama penyediaan air minum. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Balai Kota DKI Jakarta.

Dikatakan Anies, nantinya Pemkab Tangerang melalui Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) akan menyuplai air minum dengan kapasitas 2.800 liter per detik untuk jangka waktu 20 tahun ke depan.

“Kita membutuhkan suplai air yang teratur dan terjamin. Terima kasih atas terjalinnya kerja sama ini,” ujar Anies, Selasa (13/2/2018).

Ia berharap, kerja sama ini juga mampu melahirkan terobosan baru dalam hal penyediaan air minum. Sebab, air minum atau air bersih juga menjadi kebutuhan bagi generasi mendatang.

“Pembangunan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Saya minta SKPD terkait untuk membuat langkah ke depan berdasarkan MoU ini,” terangnya.

Sementara, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menginginkan, kerja sama dengan Pemprov DKI juga dapat dilakukan untuk berbagai bidang lainnya.

“Bukan hanya penyediaan air bersih atau air minum, kami ingin kerja sama diperluas agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jakarta dan Kabupaten Tangerang,” tandasnya. (nwi)

Balaikota

Sekda Saefullah Kukuhkan 292 CPNS Jadi PNS

Published

on

Sekda Saefullah

Jakzone.com, Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, mengukuhkan 292 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dikatakan Saefullah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI saat ini sudah mengedepankan pemerintahan yang baik dan bersih. Maka itu, PNS dilarang untuk menerima imbalan apapun di luar aturan atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Tidak boleh pungli, layani masyarakat dengan ikhlas,” ujar Saefullah, usai usai memimpin pengambilan sumpah dan janji PNS serta penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Pada kesempatan ini, sebanyak 292 CPNS yang dikukuhkan menjadi PNS berasal dari 28 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mereka mayoritas berasal dari Golongan I dan II.

“Saya meminta, PNS yang baru saja diangkat ini dapat bekerja dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Saefullah. (nwi)

Continue Reading

Balaikota

BPPBJ Gelar Sosialisasi Inpassing Jabatan Fungsional

Published

on

Kepala BPPBJ DKI Jakarta, Indrastuty Rosari Okita.,

Jakzone.com, Jakarta – Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta menggelar sosialisasi Inpassing Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa.

Kepala BPPBJ DKI Jakarta, Indrastuty Rosari Okita menuturkan, sosialisasi ini bertujuan agar seluruh prosedur, formasi, persyaratan, dan bagaimana tes pada saat dilakukan inpassing dapat dipahami.

“Sosialisasi diikuti 85 anggota Kelompok Kerja yang ada di BPPBJ maupun Unit PPBJ di lima wilayah kota se-DKI Jakarta,” kata Indrastuty, usai pelaksanaan sosialisasi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Dijelaskannya, Inpassing Jabatan Fungsional untuk pengadaan barang dan jasa ini merupakan penyesuaian dari jabatan umum atau pelaksana menjadi jabatan fungsional.

“Perlu keahlian khusus untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa. Sehingga, harus ada diklat-diklat yang terkait dengan pengadaan barang maupun jasa,” terangnya.

Menurut Indrastuty, tidak semua peserta yang hadir dalam sosialisasi ini bisa mengikuti Inpassing Jabatan Fungsional karena akan dipilah lagi.

“Nanti ada dua gelombang, yang akan naik pangkat di 2018 akan ditunggu dulu naik pangkat baru mengikuti inpassing. Namun, yang pangkatnya diperkirakan tidak akan naik dalam dua atau tiga tahun ini dia mesti ikut,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain untuk pengembangan karier dan memenuhi kebutuhan, melalui Inpassing Jabatan Fungsional ini kinerja organisasi ditargetkan bisa lebih meningkat dan profesional.

“Adanya jabatan fungsional akan membuat mereka lebih dihargai. Pengadaan barang dan jasa kita harapkan juga bisa lebih efektif dan efisien,” tandasnya. (nwi)

Continue Reading

Balaikota

Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras, Kantor Ahok Kebanjiran

Published

on

Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras, Kantor Ahok Kebanjiran.

Jakzone.com, Jakarta – Hujan yang terus mengguyur Jakarta, pada Senin (19/9/2016), menyebabkan adanya genangan di Jakarta, salah satunya di kantor Gubernur DKI Jakarta, Balai Kota Jakarta. Genangan tersebut membanjiri beberapa ruang kerja, khususnya ruangan di Blok B, seperti klinik gigi, bagian protokol, ruang wartawan dan ruang Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri.

Menurut Kepala Biro Umum Agustino Darmawan, genangan itu muncul akibat adanya sumbatan pada saluran air Blok B berupa puing-puing proyek renovasi Blok F. Dia mengatakan, ada dua saluran air yang berada di sebelah blok F tertutup puing, karena saat ini sedang ada pembangunan renovasi gedung blok F.

“Kita telah minta pelaksana proyek untuk membersihkan puing-puing yang menutup saluran itu. Karena pembangunan gedung iyu harua terus berjalan,” jelasnya.

Genangan setinggi 5 centimeter itu, setidaknya mengganggu kinerja pegawai negeri sipil yang melaksanakan rutinitas sehari-hari. Beberapa PNS terlihat sigap menyelamatkan dokumen kerja. Tak berselang lama, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI menyedot genangan air itu dengan pompa besar yang sudah disiagakan sebelumnya.

“Ada satu unit mobil pompa dan akan disiagakan selama pembangunan gedung Blok F berjalan. Pembangunan gedung ini harus terus berjalan, makanya harus diamankan salurannya,” ungkapnya.

Selain di Balai Kota, genangan setinggi 30 cm pun muncul di jalan Soeroso, depan BIC RS. Bunda International Clinic, Cikini dan Jalan MH. Thamrin, depan Indosat Patung kuda, Jakarta Pusat. Ada juga genangan setinggi 10-30 cm di jalan Kepa Duri Mas dan jalan Kebon Raya, Kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat. Lalu di Jalan Plem Timur Jeruk Manis 4, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan Jalan Pramuka Sari IV, Kel. Utan Kayu Utara, Matraman Jakarta Timur.

Menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, pihaknya sedang melakukan penanganan genangan dengan mengerahkan petugas PPSU dan Pasukan Biru. Penanganan itu berupa pembersihan saluran – saluran pembuangan air yang tersumbat oleh sampah.

“Ada juga pohon tumbang di jalan Melawaì Raya, yang langsung ditangani oleh Damkar, Distama, Satpol PP dan PPSU,” kata Petugas Pusdalops BPBD DKI, Agung.

Terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, pihaknya akan mengerahkan sejumlah petugas untuk mengecek saluran-saluran air. Pasalnya, sejumlah saluran diduga kembali tersumbat sehingga menyebabkan genangan di beberapa titik di Jakarta. (rti/hlj/res)

Continue Reading

Trending