Connect with us

Jakarta Selatan

Program Pangan Murah di 14 RPTRA Digelar Pemkot Jaksel

Published

on

Jakzone.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan menggelar Program Pangan Murah (PPM) di 14 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) mulai 7-23 Februari 2018.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Wachyuni mengatakan, program ini disiapkan untuk memberikan bantuan kepada warga. Kegiatan dilakukan secara bertahap di 14 RPTRA yang telah ditentukan.

“Kegiatan sudah digelar sejak tanggal 7 Februari lalu dan akan berlangsung hingga 23 Februari,” ujarnya, Selasa (13/2/2018).

Ia menyebutkan,14 RPTRA yang menghelat kegiatan ini meliputi  RPTRA Taman Lenteng Agung, RPTRA Shibi Srengseng Sawah, RPTRA Puspita Pesanggrahan, RPTRA Seruni Jati Padang, RPTRA Cendekia Cipedak, RPTRA Mawar Lebak Bulus dan RPTRA Pinang Indah Pondok Pinang.

Kemudian, RPTRA Flamboyan Menteng Dalam, RPTRA Anggrek Bintaro, RPTRA Kemandoran Grogol Utara, RPTRA Manunggal Petukangan Selatan RPTRA Bahari Gandaria Selatan, RPTRA Pola Idaman Pondok Labu, dan RPTRA Ciganjur Berseri.

Wachyuni menjelaskan, komoditas yang disediakan pada PPM ini berupa beras seharga Rp 30 ribu per lima kilogram, daging sapi Rp 35 ribu per kilogram, daging ayam Rp 8 ribu per kilogram, telur ayam senilai Rp 10 ribu per kilogram, ikan kembung Rp13 ribu per kilogram dan susu ukuran 200 miligram seharga Rp 30 ribu per 24 pcs.

Ia menambahkan kegiatan tersebut ditujukan untuk warga pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), Pekerja Harian Lepas (PHL), petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), serta Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) yang bergaji Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Selain itu juga untuk penyandang diaabilitas, pemegang Kartu Jakarta Lansia, serta buruh ber-KTP DKI,” tandasnya. (nwi)

Jakarta Selatan

Sandiaga Resmikan Gerai Tani OK OCE

Published

on

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Jakzone.com, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddib Uno membuka secara resmi Gerai Tani One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE) sebagai pusat jual-beli bahan pangan dan produk wirausaha program OK OCE di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

Gerai Tani OK OCE yang dikelilingi oleh kebun pepohonan rindang ini juga dilengkapi dengan kantin kuliner pangan sehat.

“Syukur kehadirat Allah SWT, Gerai Tani OK OCE sudah berhasil dibuka. Saya ingin sampaikan ini adalah bentuk dari keberpihakan untuk dua hal, yaitu membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyediakan harga pangan yang terjangkau,” kata Sandiaga.

Lokasi Gerai Tani OK OCE ini sendiri berdekatan dengan Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta.

Harga produk yang ditawarkan oleh Gerai Tani OK OCE ini cenderung lebih murah karena bekerja sama langsung dengan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya, katanya.

“Kita berhasil menjinakkan harga ketika Ramadan dan lebaran kemarin, tidak melambung tinggi. Dan ini rekor bahwa bulan ini kita tingkat inflasinya 0,45 persen turun dibandingkan tahun lalu,” kata Sandiaga.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat dapat memperjual-belikan dengan wajar dan tidak menimbun secara berlebihan produk pangan murah yang dibeli di Gerai Tani OK OCE.

Sandiaga pun menekankan agar setiap orang dapat menjaga kebersihan dari Gerai Tani OK OCE, khususnya para pedagang makanan seperti tidak menggunakan boraks, formalin, maupun pewarna tekstil untuk produk kulinernya. (sus)

Continue Reading

Jakarta Selatan

Puslabfor Olah TKP Lokasi Ledakan Grand Wijaya

Published

on

Polri mulai melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Ruko Grand Wijaya Center Jakarta Selatan.

Jakzone.com, Jakarta – Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mulai melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Ruko Grand Wijaya Center Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2018).

Mobil tim Puslabfor memasuki lokasi yang sudah diamankan dengan garis polisi sekitar pukul 09.35 WIB.

BACA JUGA : Polisi Periksa Lima Saksi Ledakan Grand Wijaya Kebayoran

Terlihat dari dalam mobil membawa tas yang dideret. Sementara itu, puing – puing kaca masih berserakan di sekitar ruko yang terjadi ledakan. Kejadian ledakan sekitar pukul 04.20 WIB diperkirakan dari tabung gas ukuran 12 kilogram yang bocor di ruko konsultan properti.

Saat ini di lokasi kejadian masih dipasang garis polisi dan dijaga. Perkantoran di sekitar lokasi ledakan juga masih ditutup, seperti dikutip Antara. (sus)

Continue Reading

Jakarta Selatan

Polisi Periksa Lima Saksi Ledakan di Kebayoran Baru

Published

on

ledakan kebocoran tabung gas ukuran 12 kilogram di Rumah Toko Grand Wijaya Center II.

Jakzone.com, Jakarta – Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa lima saksi terkait ledakan kebocoran tabung gas ukuran 12 kilogram di Rumah Toko Grand Wijaya Center II Kebayoran Baru.

“Kita periksa lima saksi yang berada di lokasi kejadian,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

BACA JUGA : Argo : Pusat Ledakan di Salah Satu Ruko Konsultan Properti

Kelima saksi itu terdiri dari dua orang pedagang, tiga orang dari petugas kebersihan dan petugas keamanan.

Petugas memeriksa saksi yang juga menjadi korban akibat ledakan itu yakni salah satu penjual rokok yang berada di depan ruko lokasi ledakan.

Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi itu diduga untuk mengetahui kronologis dan lokasi tepat ledakan berasal.

Indra mengungkapkan dugaan sementara ledakan berasal dari kebocoran tabung gas berukuran 11 kilogram.

Indra menuturkan kebocoran terjadi pada regulator tabung yang mengeluarkan gas kemudian diduga terpercik “stop contact” otomatis sehingga terjadi ledakan.

Indra mengungkapkan tim penjinak bom Satuan Brimob Polda Metro Jaya telah menyisir memastikan tidak terdapat bahan peledak dan korban jiwa meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat ini, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengolah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab ledakan cukup besar itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan mengatakan ledakan tabung gas bocor berasal dari kantor konsultan hukum.

Stefanus mengungkapkan ledakan tabung gas bocor berasal dari ruang dapur kantor konsultan hukum yang tidak terdapat orang.

Sebelumnya, ledakan cukup besar terjadi di kawasan Ruko Grand Wijaya II Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada Kamis (12/7/2018) sekitar pukul 04.30 WIB. (sus/fik)

Continue Reading

Trending