Connect with us

Jakarta Selatan

Lomba Beduk Tingkat Kecamatan Digelar 20-24 Mei

Published

on

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi.

Jakzone.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan akan memulai rangkaian lomba beduk untuk menyambut bulan suci Ramadan 1439 Hijriah.

Rencananya pelaksanaan lomba tersebut dimulai pada 20-24 Mei mendatang dari tingkat kecamatan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan pihaknya meminta kepada pada camat untuk bisa berpartisipasi dalam lomba beduk kali ini.

“Lomba beduk dan takbir di Jakarta Selatan akan dimulai dari tingkat kecamatan pada 20-24 Mei,” ujarnya, Kamis (17/5/2018).

Tri menuturkan, nantinya juara 1 atau pemenang lomba beduk tingkat kecamatan akan melaju ke tingkat kota pada 29 Mei nanti.

“Ada 10 tim perwakilan dari setiap kecamatan,” katanya.

Ia menambahkan, pemenang di tingkat kota akan bertanding di provinsi yang rencananya digelar pada 1 Juni mendatang.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan silaturahmi antar warga,” tandasnya. (nwi)

Hukum

LSM Minta Komisi Yudisial Sikapi Putusan PN Jaksel Soal Sengketa BUMN

Published

on

Forum Peduli BUMN melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK jakarta.

Jakzone.com, Jakarta – Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jaksel terkait sengketa BUMN panas bumi PT Geo Dipa Energi (Persero) dengan PT Bumigas Energi dinilai publik memiliki banyak kejanggalan, yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Karena itu untuk menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, dan perilaku hakim, Komisi Yudisial (KY) diminta untuk menyikapi masalah ini, sesuai koridor hukum dan perundangan yang berlaku,” kata Koordinator Forum Peduli (FP) BUMN Romadhon Jasn, di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Pada 4 September 2018, Majelis Hakim PN Jaksel yang dipimpin Florensani Susana sebagai hakim ketua, Mery Taat Anggarasih sebagai hakim anggota 1 dan Krisnugroho sebagai hakim anggota 2, menyatakan mengabulkan permintaan Bumigas untuk membatalkan Putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) No. 922/2017 tanggal 30 Mei 2018.

Putusan BANI tersebut mengenai soal perjanjian pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng dan Patuha tertanggal 1 Februari 2005.

Menurut Romadhon, sejumlah kejanggalan dalam persidangan dan keputusannya itu dipandang perlu dipersoalkan oleh KY, bahkan jika perlu Majelis Hakim PN Jaksel yang terlibat dalam persoalan ini bisa dipanggil untuk melakukan klarifikasi.

“KY dapat melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perilaku hakim, serta dapat menerima laporan dari masyarakat berkaitan dengan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, serta hal-hal lainnya yang terkait hakim,” kata Romadhon.

Romadhon mencatat, setidaknya ada tiga kejanggalan yang bisa dipersoalkan oleh KY dalam persidangan dan Putusan Sidang PN Jaksel tersebut.

Pertama, Majelis Hakim Pengadilan Negeri memeriksa kembali perkara yang sudah diperiksa di BANI. Seolah-olah upaya pembatalan Putusan BANI ke Pengadilan Negeri adalah upaya Banding.

Kedua, fakta persidangan menunjukkan 2 orang saksi fakta yang diajukan Bumigas tidak disumpah, namun kemudian keterangan 2 saksi Bumigas ini menjadi salah satu pertimbangan Majelis Hakim PN Jaksel dalam memutus perkara ini.

Ketiga, Pertimbangan Majelis Hakim memutus perkara ini berdasarkan alasan Nebis In Idem, padahal secara jelas alasan pembatalan Putusan Arbitrase menurut UU Arbitrase hanyalah terbatas pada pasal 70, dan an alasan Bumigas menurut pasal 70 ini adalah adanya tipu muslihat dalam persidangan BANI.

“Tapi justru mengenai tipu muslihat ini tidak pernah dipertimbangkan sama sekali oleh Majelis Hakim. Ini kan janggal,” kata Romadhon.

BANI dan Geo Dipa telah mencium soal kejanggalan ini karenanya merespon langsung hasil Putusan PN Jaksel ini dengan mengajukan memori kasasi (memori banding) kepada Mahkamah Agung (MA).

“Kami tidak sepakat dengan Putusan Majelis Hakim PN Jaksel yang menyatakan perkara ini nebis in idem, jadi kami akan melanjutkan upaya hukum yang lainnya, yaitu mengajukan memori kasasi,” kata Adhitya Yulwansyah, Kuasa Hukum BANI di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

PT Geo Dipa Energi (Persero) juga menyayangkan putusan majelis hakim PN Jaksel yang secara yuridis dinilai bertentangan dengan UU Arbitrase dan fakta persidangan.

“Di dalam putusannya, majelis hakim hanya mempertimbangkan alasan-alasan yang di luar dari yang diatur di dalam Pasal 70 UU Arbitrase,” kata kuasa hukum Geo Dipa Asep Ridwan dari kantor pengacara law AHP. (wes)

Continue Reading

Jakarta Selatan

Ini yang Dilakukan PGO OK OCE untuk Mendorong UMKM Lebih Maju dan Berkembang

Published

on

Perkumpulan Gerakan One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (PGO OK OCE) melakukan launching PGO OK OCE Goes to Nasional.

Jakzone.com, Jakarta – Perkumpulan Gerakan One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (PGO OK OCE) melakukan launching PGO OK OCE Goes to Nasional. Hal ini dilakukan dalam rangka terus mendorong pengembangan dan pertumbuhan ekonomi nasional khususnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Saat ini anggota PGO OK OCE telah mencapai lebih dari 50 ribu yang tersebar di 44 Kecamatan di Jakarta dengan berbagai jenis usaha mereka,” kata Ketua Umum PGO OK OCE
Faransyah A. Jaya, di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Menurut Faransyah yang sering disebut sebagai coach Farain itu, launching PGO OK OCE Goes to Nasional ini mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk bergabung dalam gerakan kewirausahaan dalam rangka menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran, memgembangkan pelaku usaha UMKM yang bergerak di sektor ril sebagai kekuatan ekonomi kerakyatan yang terbukti mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Launching PGO OK OCE Goes to Nasional dilaksanakan di Kantor PGO OK OCE Global Office di Mall Pelayanan Publik (MPP) DKI Jakarta lt. 12 dihadiri oleh stakeholder PGO OK OCE dan pelaku usaha UMKM binaan yang sudah sukses.

“Dalam program PGO OK OCE Goes to Nasional ini Kami menyiapkan platform digital secara online 7 langkah Pasti Sukses bagi masyarakat di Indonesia untuk bergabung dalam gerakan PGO OK OCE” ujar Faransyah Jaya Ketua Umum PGO OK OCE.

Sebagai informasi 7 Langkah Pasti Sukses tersebut terdiri dari :

Pertama, Pendaftaran secara online di https://okoce.me atau bisa datang langsung ke Kecamatan apabila domisili di DKI Jakarta

Kedua, Pelatihan, anggota PGO OK OCE akan dilatih dalam pelatihan kewirausahaan bagaimana memulai bisnis dan menjalan usaha serta pengembangannya sehingga nanti terbentuk pola pikir dan mental wirausaha sukses.

Ketiga, Pendampingan, anggota nantinya akan mendapatkan pendampingan wirausaha dari mentor UMKM dan pengusaha rekanan PGO OK OCE.

Keempat, Perijinan. PGO OK OCE akan membantu dalam proses perijinan gratis ijin usaha IUMKM

Kelima, Pemasaran, pemasaran memiliki peranan sehingga produk UMKM dapat bersaing dan menembus pasar olehnya itu akan dibimbing dalam pelatihan pemasaran baik secara konvensional maupun secara online.

Keenam, Pelatihan Keuangan, pengelolaan keuangan pelaku usaha UMKM akan dibimbing oleh pakar keuangan dan telah bekerja sama dengan penyedia platform online keuangan dan mereka akan diberikan secara gratis.

Ketujuh, Permodalan. Terakhir pelaku UMKM akan diberikan akses permodalan setelah melewati semua langkah 1-6 untuk memastikan mereka mampu dalam mengelolah usaha namun apabila pelaku UMKM sudah memiliki perijinan mereka dapat langsung mengajukan akses permodalan dari rekanan PGO OK OCE dari lembaga keuangan.

“Langkah 1-4 adalah program inkubasi sementara langkah 5-7 adalah program akselerasi pengembangan UMKM sehingga nantinya tercipta ekosistem pengembangan UMKM selain itu, PGO OK OCE menyiapkan mentor wirausaha yang siap membantu, melatih dan mendampingi pelaku usaha UMKM melalui 7 langkah Pasti Sukses” lanjut Faransyah.

Faran menjelaskan, ke depan PGO OK OCE akan terus didorong agar tercipta sinergi serta membangun kemitraan antara lain people, public, dan private dimana people atau wirausaha UMKM, trainer, mentor & pendamping, lalu public itu pemerintah pusat, daerah dan perangkatnya dan kemudian private yaitu perusahaan swasta yang sudah maju dan besar.

“Apabila ini menjadi gerakan nasional maka nantinya dapat tercipta ekosistem UMKM nasional yang akan mendorong sinergi pelaku UMKM secara nasional pula. Mitra PGO OK OCE dapat mendaftar di https://mitra.okoce.me,” katanya.

“Harapannya PGO OK OCE Goes to Nasional ini dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi khususnya bermanfaat bagi anggota dan stakeholders OK OCE dan kami akan terus berinovasi dalam mendukung pengembangan UMKM dalam rangka mendorong program naik kelas bisnis UMKM sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat” ujar Faransyah. (bud)

Continue Reading

Jakarta Selatan

Sandiaga Resmikan Gerai Tani OK OCE

Published

on

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Jakzone.com, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddib Uno membuka secara resmi Gerai Tani One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE) sebagai pusat jual-beli bahan pangan dan produk wirausaha program OK OCE di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

Gerai Tani OK OCE yang dikelilingi oleh kebun pepohonan rindang ini juga dilengkapi dengan kantin kuliner pangan sehat.

“Syukur kehadirat Allah SWT, Gerai Tani OK OCE sudah berhasil dibuka. Saya ingin sampaikan ini adalah bentuk dari keberpihakan untuk dua hal, yaitu membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyediakan harga pangan yang terjangkau,” kata Sandiaga.

Lokasi Gerai Tani OK OCE ini sendiri berdekatan dengan Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta.

Harga produk yang ditawarkan oleh Gerai Tani OK OCE ini cenderung lebih murah karena bekerja sama langsung dengan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya, katanya.

“Kita berhasil menjinakkan harga ketika Ramadan dan lebaran kemarin, tidak melambung tinggi. Dan ini rekor bahwa bulan ini kita tingkat inflasinya 0,45 persen turun dibandingkan tahun lalu,” kata Sandiaga.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat dapat memperjual-belikan dengan wajar dan tidak menimbun secara berlebihan produk pangan murah yang dibeli di Gerai Tani OK OCE.

Sandiaga pun menekankan agar setiap orang dapat menjaga kebersihan dari Gerai Tani OK OCE, khususnya para pedagang makanan seperti tidak menggunakan boraks, formalin, maupun pewarna tekstil untuk produk kulinernya. (sus)

Continue Reading

Trending